Media Online Lensa Kebenaran | “Menembus Tabir, Menegakkan Fakta” REDAKSI

REDAKSI

 


SK KEMENKUM DAN HAM 


    NO : AHU-038497-AH.01.30.Tahun 2025

              NPWP: 85.361.813.0-614.000

              NIB : 23072500010

 DIREKTUR UTAMA

  Wulan 

  Pimpinan Redaksi



  Anjar Asmara

  Wakil redaksi 

  Nurbayanti

  Redaksi Toni      

 Editor Jagad   

    Kaperwil Pamungkas 

     Kabiro Surabaya Alvin

     Kabiro Gresik Agus 

     Kabiro Lamongan Rahmad

     Kabiro Tuban Sugiono

     Kabiro Bojonegoro Edy

     Kabiro Ngawi Bagus

     Kabiro Madiun Bagaskara 

     Kabiro Ponorogo Eka

     Kabiro Pacitan Ardian 

     Kabiro Nganjuk Adiansah

     Kabiro Kediri Danang

     Kabiro Tulungagung Denis

     Kabiro Blitar Dafis

     Kabiro Malang  

     Wartawan Malang Hari S

     Kabiro Pasuruan Beny

     Kabiro Trenggalek Eko

     Kabiro Sidoarjo satrio 

     Kabiro Mojokerto Yayan

     Kabiro Jombang Andik

     Kabiro Lumajang Sigit

     Kabiro Jember Kurniawan 

     Kabiro Bondowoso Hartanto

     Kabiro Situbondo Budi

     Kaperwil Jawa Tengah Anton

     Kabiro Rembang Beny

     Kabiro Kudus Berisiko

     Kabiro Demak Yani

     Kabiro sragen Yanuar

     Kabiro Salatiga Agustinus 

     Kabiro Purwokerto Slamet 

     Kabiro Pekalongan Wawan 

     Kabiro Semarang Erwan

     Kabiro Yogyakarta Edy Susanto 

     Kabiro Solo Ahmad Rifai

     Kaperwil Jawa Barat Asep

     Kabiro Cirebon 



     Kabiro Tasikmalaya



     Kabiro Bandung



     Kabiro Bekasi



     Kabiro Depok : 

     Kabiro Bogor : Tiar Dian Tiara

     Kabiro Jakarta 

     Kabiro Banten

     Kaperwil Bali 

     Kabiro Denpasar 

     Kabiro Jembrana

     Kabiro Tabanan



                          


Hubungi personil 0831 3064 1723

Rek BCA 2582983161

                         

Anggota Media LENSA KEBENARAN Yang ada namanya di dalam box redaksi mohon di perhatikan dengan teliti jika tidak ada di dalam box redaksi ini bukan anggota dari media LENSA KEBENARAN 

Anggota media LENSA KEBENARAN di bekali id ​​card ~dan~ surat tugas yang masih berlaku

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers adalah landasan hukum utama di Indonesia yang menjamin kemerdekaan pers sebagai hak asasi manusia, menghapuskan penyensoran atau pembredelan, serta mengatur peran, hak, kewajiban, dan perlindungan hukum bagi wartawan dalam menjalankan kegiatan jurnalistik.

Poin-Poin Penting UU Pers No. 40 Tahun 1999Kemerdekaan Pers: Dijamin sebagai hak asasi manusia. Pers nasional tidak mengenakan penyensoran, pembredelan, atau pelarangan Penerbitan.

Fungsi Pers: Sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Di bidang penegakan hukum, pers juga bertugas mengawasi, memperingatkan, serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran

Hak Jurnalistik Utama: 
Hak Tolak : Hak wartawan untuk menolak mengungkapkan nama/identitas narasumber yang harus dirahasiakan demi keamanan. 
Hak Jawab : Hak seseorang atau kelompok untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan yang merugikan nama baik.Perlindungan Hukum: Negara menjamin perlindungan hukum bagi yang menjalankan profesi jurnalistiknya secara sah dan beritikad baik

Peran Dewan Pers : Dibentuk untuk menjaga independensi pers serta meningkatkan kualitas dan menegakkan kode etik jurnalistik.

Barang siapa yang dengan sengaja menghalang halangi tugas jurnalistik Diancam Pasal 18 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers mengatur ketentuan pidana bagi siapa saja yang melawan hukum dan menghambat kerja pers atau perusahaan pers yang mengabaikan kewajiban hak jawab dan hak koreksi, dengan ancaman pidana penjara maksimal 2 tahun atau denda hingga Rp500 juta

Rincian Isi Pasal 18Ayat (1): Pelanggaran hukum yang sengaja menghambat kerja orang dalam mencari, memperoleh, dan menyebarkan informasi serta melakukannsoran atau pembredelan diancam pidana penjara maksimal 2 tahun atau denda hingga Rp500.000.000.Ayat (2): Pengabaian kewajiban Hak Jawab, Hak Koreksi, dan penyewa ketentuan iklan oleh perusahaan yang dikenakan sanksi denda maksimal Rp500.000.000.